Filsafat Barat adalah sebutan yang digunakan untuk pemikiran-pemikiran filsafat dalam dunia Barat atau Occidental. Pada umumnya filsafat terdiri dari dua garis besar, yaitu Filsafat Barat dan Filsafat Timur. Filsafat Barat berbeda dengan Filsafat Timur atau Oriental.[1] Permulaan dari sebutan Filsafat Barat ini dari keinginan untuk mengarah kepada pemikiran atau falsafah peradaban Barat.[1] Masa awalnya dimulai dengan filsafat Yunani di Yunani Kuno.[1] Pada masa ini sebagian besar Bumi sudah dicakup, termasuk Amerika Utara dan Australia.[1] Penentuan wilayah yang menjadi bagian dalam menentukan aliran mana sebuah pemikiran atau falsafah itu lahir menimbulkan perdebatan.[1] Perdebatan terjadi untuk menentukan wilayah seperti Afrika Utara, sebagian besarTimur Tengah, Rusia, dan lainnya.[1]
A. Pendahuluan
I. Latar Belakang
Membahas tentang filsafat, maka yang tak mungkin terlepas dari pembahasan adalah sejarah dan perkembangan filsafat itu sendiri, maka dengan otomatis akan membawa kita pada pembahasan sejarah dan perkembangan filsafat di dunia barat. Sebenarnya akan sangat luas jika kita mengupas seluruhnya tentang pembahasan ini, namun dengan metode pendekatan atas tokoh-tokoh siapa saja yang pernah menjadi aktor atau yang berpengaruh akan perkembangan filsafat di dunia barat ini dapat kita membahas nya dengan singkat tanpa mengesampingkan informasi dan fakta yang akan disampaikan.Filsafat barat dikenal sebagai pemrakarsa ilmu yang sampai sekarang terus berkembang, tidak berlebihan karena disanalah awalnya bermunculan para pemikir dan filsuf-filsuf yang besar yang kemudian pemikirannya dipakai oleh para pemikir-pemikir selanjutnya, baik itu pemikir atau filsuf dari dunia barat itu sendiri atau dari belahan dunia mana pun.B. SEJARAH dan PERKEMBANGAN FILSAFAT di DUNIA BARAT
B1. FILSAFAT YUNANII. Masa Sebelum Sokrates
Dalam sejarah filsafat biasanya filsafat Yunani dimajukan sebagai pangkal sejarah filsafat Barat. Ini memang ada alasannya,m karena dunia barat (Eropa Barat) dalam akal fikirannya berpangkalkan pada pikiran Yunani. Pada masa ini ada keterangan-keterangan tentang terjadinya alam semesta serta dengan penghuninya, akan tetapi keterangan ini berdasarkan kepercayaan. Ahli-ahli pikir tidak puas akan keterangan-keterangan semacam itu lalu mencoba mencari keterangan melalui budinya. Mereka menanyakan dan mencari jawabannya : apakah sebetulnya alam ini, apakah intisarinya. Dan mereka mencari intisari nya dengan istilah mereka ; mereka mencari arche alam.1. Filsuf Alam
Tokoh-tokoh dari Filsuf Alam ini diantaranya adalah:THALLES (624-548) Berpendapat bahwa dasar pertama atau intisari alam ialah air. Air lah yang menjadi dasar dari segalanya, tanpa air manusia tidak akan mengenal kehidupan.
ANAXIMANDROS Mengatakan bahwa dasar pertama itu ialah zat yang tertentu sifat-sifatnya, yang dinamainya to aperion.
ANAXIMENES (590-528) Mengatakan bahwa intisari alam atau dasarnya pertama ialah udara, karena udaralah yang meliputi seluruh alam serta udara pulalah yang menjadi dasar hidup bagi manusia yang amat diperlukan oleh nafasnya.
EMPEDOKLES Dalam bukunya tentang alam dia mengatakan bahwa sebenarnya tak ada menjadi dan hilang. Jadi ia mengikuti PARMENIDES. Adapun perbedaannya adalah dalah hal pergabungan unsur-unsur :air,udara, tanah dan api. Keempat unsur ini lah yang merupakan dasar terakhir dari segala sesuatu, dalam kata lain dia menyakini bahwa avatar lah yang menjadi dasar kehidupan.
PITAGORAS (+- 532) Lain pula pendapatnya. Menurut dia dasar segala sesuatunya ialah bilangan, sehingga orang yang tahu dan mengerti betul akan bilangan, tahu jugalah ia akan segala sesuatunya.
2. Filsafat Menjadi
Beberapa filsuf yang menggeluti filsafat menjadi diantaranya :HERAKLEITOS (535-475) Menurutnya di dunia ini segala sesuatunya berubah, tidak ada sesuatu di dunia iniyang tetap tanpa mengalami perubahan, dapat diartikan bahwa segala sesuatu sedang menempati keadaan “menjadi”. Pendapat ini dirumuskan dengan istilahnya sendiri “panta rhei” yang artinya ‘semua mengalir’. Menurut HERAKLEITOS, apa yang tak tersentuh lagi oleh indra itu tidak benar, Budi menurutnya tak mungkin mencapai kebenaran.
3. Filsafat Ada
tokoh-tokoh utama filsafat ada :PARMENIDES (540-475) Adalah sebagai kebalikan filsafat HERAKLEITOS. Ia dilahirkan di Elea, maka penganut-penganutnya disebut kaum Elea. PAMEDINES mengakui adanya pengetahuan yang bersifat berubah-ubah serta pengetahuan mengenai yang tetap: pengetahuan indra dan pengetahuan budi. Tetapi menurut dia pengetahuan indra itu tak dapat dipercayai, karena berapa kalikah ternyata bahwa orang tidak mencapai kebenaran sebab mengikuti indranya,? Ia mengatakan pengetahuan itu ada dua macam yaitu pengetahuan sebenarnya dan pengetahuan semu. menurutnya di luar ada tentu tak ada, tak ada ini tentu juga bukan realitas, juga tak mungkin kita kenal dan kita ketahui, bagi dia ada itu adalah berfikir.
4. Kaum Elea
Nama kaum Elea ini diambil dari nama tempat dimana tempat itu adalah tempat kelahiran PARMANIDES, selain itu memang karena para ahli dari kaum ini hanya mengikuti pendapat PARMENIDES saja.ZENO dari MELISSOS adalah pemikir yang mempertahankan pemikiran tentang ada dan mengingkari gerak, sama seperti terdahulunya yaitu Parmenides.
EMPEDOKLES Dalam bukunya tentang alam dia mengatakan bahwa sebenarnya tak ada menjadi dan hilang. Jadi ia mengikuti PARMENIDES. Adapun perbedaannya adalah dalah hal pergabungan unsur-unsur :air,udara, tanah dan api. Keempat unsur ini lah yang merupakan dasar terakhir dari segala sesuatu.
ANAXAGORAS (499-428 SM) Filsuf ini mengikuti EMPEDOKLES tentang teorinya dalam pergabungan dan pemisahan. Unsurnya bukanlah keempat unsur EMPEDOKLES itu, melainkan amat banyak macam (spermata) yang berjenis-jenis sifatnya. Dari macam-macamnya itu dapat dikatakan : semua terdapat dalam semuanya. Artinya : semua dari tiap-tiap sesuatu mengandung segala kemungkinan. Hal baru yang dikemukakan ANAXAGORAS kesadaran yang disebutnya nous.
DEMOKRITOS (460-370 SM) Menurut dia ada dua macam pengetahuan, yaitu pengetahuan yang sebenarnya dan pengetahuan yang tidak sebenarnya. Yang tidak sebenarnya itu adalah : penglihatan, penciuman dan rasa.
II. MASA SOKRATESPerkembangan Filsafat Yunani amat pesat jalannya dan sangat banyak sekali minat dari para ahli filsafat untuk mengkaji dan memperdalaminya. Zaman SOKRATES ini ditandai dengan banyaknya orang yang mengikuti pelajaran dan pidato ahli pikir atau pencinta kebijaksanaan itu.SOKRATES. Ia dilahirkan di Atena (469 SM) bapaknya seorang pemahat dan ibunya seorang bidan. Sokrates adalah seorang yang penceramah dan memberikan ajarannya kepada pemuda pemuda di kotanya dengan cara tanya jawab(dialoge). SOKRATES meninggal karena hukuman mati yang dituduhkan kepadanya karena dianggap membawa ajaran yang sesat bagi masyarakat.
Ajaran SOKRATES dipusatkan kepada manusia, terutama pada tingkah lakunya. ia mencari pengertian yang murni dan yang sebenarnya (pengertian sejati). Menuryt SOKRATES barangsiapa mempunyai pengetahuan yang baik maka dia itu orang yang baik.MASA SOFISME dan ANTROPOLOGIS. Berhubung banyaknya minat orang pada filsafat maka timbullah sifat baru, timbul orang-orang yang menamai dirinya bijaksana, sofoi (bijaksana) artinya mereka sudah memiliki kebijaksanaan sehingga tidak perlu mencari kebijaksanaan lagi. Aliran ini menggunakan kecerdasan akal untuk berbicara, berdebat dan mencari upah. Namun bukan itu yang dinamakan filsafat. Setelah masa SOFISME pemikiran yang terarah pada alam ini mulai ditinggalkan, pemikiran dialihkan pada manusia meskipun belum begitu sepenuhnya, para filsuf lebih mencari dimana itu kebaikan dan keburukan ditempatkan.
III. MASA SESUDAH SOKRATES
Kalau pada masa sebelum SOKRATES penelitian dipusatkan pada alam, pada masa sesudahnya justru dipusatkan pada manusia. Oleh karena itu SOKRATES dianggap sebagai batas aliran filsafat yunani.PLATO. Ia dilahirkan pada tahun 427 SM dan meninggal tahun 347 Lahir dari kalangan bangsawan, kemudian mengikuti ajaran SOKRATES dengan taat. PLATO berbeda dengan gurunya yaitu dia banyak meninggalkan peninggalan berupa buku-buku hasil karyanya. Diantaranya Pembelaan SOKRATES, Georgias, Meno, Symposion, Politica, Sophistes, Hukum. PLATO mencoba menyelesaikan persoalan lama yaitu pertentangan HERAKLEITOS dan PARMENIDES dan PLATO menerima pemikliran keduanya. Menurut dia yang berubah itu adalah pengalaman adapun yang tetap kita kenal dengan budi kita, menurut PLATO dunia pengalaman ini merupakan bayang-bayang dari dunia ide itu. Jiwa manusia itu dahulu ada di dunia idea, dan dunia yang sebenarnya itu adalah dunia idea. Oleh karena itu manusia tidak akan selamanya ada di dunia bayang-bayang tapi akan kembali ke dunia yang abadi yakni dunia idea.ARISTOTELES dilahirkan di Stagira pada tahun 384 SM, ia adalah murid PLATO selama di Atena, dia juga mendirika sekolah di Assus kemudian dipanggil oleh FILIPOS (raja Macedonia) untuk mengajar anaknya ALEXANDER. Dia pernah diusir dari Atena karena dianggap sudah tidak percaya lagi pada dewa, dan akhirnya dia meninggal di Euboea pada tahun 322.
Karya ARISTOTELES sangat banyak dan terwariskan pada kita sampai sekarang, dia bukan saja ahli filsafat melainkan ahli semua ilmu yang terkenal pada waktu itu. Biasanya karya ARISTOTELES digolongkan pada empat golongan:· Logika : biasanya disebut organon (alat) membentangkan tentang pengertian, putusan, syllogismus, bukti dll.
· Fisika : tentang alam, langit, bintang, hewan, jiwa dll.
· Metafisika : tentang filsafat.
· Pengetahuan praktis : Ethica Eudemia, Ethica Nichomachea, keduanya tentang tingkah laku, Republica Atheniensium (tata negara Atena), Rhetorica (tentang berceramah dan berpidato) dan poetica. Ajaran-ajaran ARISTOTELES sangat terlihat berbeda dengan filsof-filsof terdahulu, dia sudah berfikir jauh kedepan sehingga ajarannya masih bisa dipelajari sampai saat ini. Adapun ajaran-ajarannya meliputi Logika, Ontologia, Hule dan Morfe, Aktus dan Potensia, Abstraksi, Antropologia dan Etika dan lain sebagainya.
IV. ALIRAN-ALIRAN BESAR
EPIKURISME Berasal dari nama tokoh alirannya yaitu EPIKUROS (341-270 SM). Filsafat EPIKUROS hanya diarahkan pada kebahagiaan manusia saja, jadi yang diutamakan adalah etika.
STOA yang menjadi tokoh Stoa adalah ZENO (336-264). Ia memberikan ajarannya dalam gang antara tiang-tiang (stoa poikile), itulah sebabnya aliran ini dinamakan STOA. Menurut STOA tidak ada dunia daripada dunia yang jasmani, tidak beda antara tuhan dan alam, tuhan adalah alam dan alam adalah tuhan.
SKEPSIS Filsafatnya tentang tingkahlaku manusia berdasarkan atas logika. Tokoh utamanya adalah PYRRHO (362-275 SM). Dia tidak meninggalkan satupun warisan tertulis. Skepsis artinya ragu-ragu, menurut filsafat ini manusia itu harus berada dalam posisi raru-ragu supaya tidak keliru.
NEOPLATONISME . PLOTINOS adalah tokoh yang menjadi pelopor aliran ini. Filsafatnya adalam mendasarkan pada filsafat PLATO terutama dalam ajarannya tentang idea tertinggi baik atau kebaikan.
B2. FILSAFAT EROPAIstilah Filsafat Eropa ini bukan pembagian filsafat menurut tempat atau negeri melainkan melihat dari waktu dan faham-faham yang memang menjadikan filsafat ini berbeda dengan filsafat yang lainnya, akan tetapi tetap berhubungan tanpa lepas dari pohon filsafat yang kita kenal selama ini.I. ABAD PERMULAAN
Masa abad pertengahan ini terbagi menjadi dua masa yaitu masa Patristik dan masa Skolastik. Masa Skolastik terbagi menjadi Skolastik Awal, Skolastik Puncak, dan Skolastik Akhir.1. Masa Patristik
Istilah Patristik berasal dari kata latin pater atau bapak, yang artinya para pemimpin geraja. Pada masa ini muncul upaya untuk membela agama kristen, yaitu para apologis (pembela iman kristen) dengan kesadarannya membela iman kristen dari serangan filsafat Yunani. Para pembela Iman kristen tersebut adalah Justinus Martir, Irenaeus, Klemens, Origenes, Gregorius, Nissa, Tertullianus, Diosios Arepagos, Au-relius Augustinus.2. Masa Skolastik
Masa Skolastik Istilah Skolastik adalah kata sifat yang berasal dari kata school, yang berarti sekolah. Jadi, skolastik berati aliran atau yang berkaitan dengan sekolah.
Albertus Magnus (1203 – 1280) Ia juga dikenal sebagai cendikiawan abad pertengahan. Di Universitas Padua ia belajar artes liberales, belajar teologi di Bulogna, dan masuk ordo Dominican tahun 1223.
Thomas Aquinas (1225 – 1274) Nama sebenarnya adalah Santo Thomas Aquinas, yang artinya Thomas yang suci dari Aquinas. Karya Thomas Aquinas telah menandai taraf yang tinggi dari aliran Skolastisisme pada abad pertengahan.
IV. ALIRAN-ALIRAN BESAR
Albertus Magnus (1203 – 1280) Ia juga dikenal sebagai cendikiawan abad pertengahan. Di Universitas Padua ia belajar artes liberales, belajar teologi di Bulogna, dan masuk ordo Dominican tahun 1223.
semoga bermanfaat